Pondok Pesantren MADU KH Ahmad Badjuri

Siwak Itu Amalan Fisik, Tapi Ganjaran & Balasannya Lebih Dari Sekedar Kebersihan Mulut

Bukan cuma sehat di badan, amalan simpel yang sering disepelekan ini ternyata punya rahasia kelancaran rezeki dan kebersihan hati.

Rasulullah SAW sangat menganjurkan siwak. Bahkan dalam sebuah hadits disebutkan bahwa sholat dengan bersiwak itu lebih utama 70 kali lipat daripada sholat tanpa siwak. Tapi apa saja sih keistimewaan siwak selain bikin mulut wangi ?

Dalam Kitab Bulugh As-Salik Ila Aqrabil Masalik & Hasyiyah Ash-Shawi, Juz 1, disebutkan bait-bait syair indah yang merangkum rentetan manfaat luar biasa dari bersiwak. Manfaatnya mencakup fisik, spiritual, hingga rezeki.

Inilah Syair Keutamaan Siwak Menurut Ulama

Para ulama merangkumnya dalam syair :

وَمُوْرِثٌ لِسَعَةٍ مَعَ الْغِنَى … وَمُذْهِبٌ لِأَلَمٍ حَتَّى الْعَنَا
وَلِلصُّدَاعِ وَعُرُوْقِ الرَّأْسِ … مُسَكِّنٌ وَوَجَعِ الْأَضْرَاسِ
يَزِيْدُ فِيْ مَالٍ وَيُنْمِيْ الْوَلَدَا … مُطَهِّرٌ لِلْقَلْبِ جَالٍ لِلصَّدَا
مُبَيِّضٌ لِلْوَجْهِ وَجَالٍ لِلْبَصَرِ … وَمُذْهِبٌ لِبَلْغَمٍ مَعَ الْحَفَرِ
مُيَسِّرٌ مُوَسِّعٌ لِلرِّزْقِ … مُفَرِّحٌ لِلْكَاتِبَيْنِ الْحَقِّ

Rincian Manfaat Siwak Yang Jarang Diketahui :

1. Kesehatan Fisik :

  • Meredakan pusing dan sakit kepala (وَلِلصُّدَاعِ)

  • Menghilangkan nyeri urat kepala dan sakit gigi (وَجَعِ الْأَضْرَاسِ)

  • Mencerahkan wajah dan menajamkan penglihatan (مُبَيِّضٌ لِلْوَجْهِ وَجَالٍ لِلْبَصَرِ)

  • Membersihkan dahak dan kotoran gigi (مُذْهِبٌ لِبَلْغَمٍ)

2. Ketenangan Hati & Spiritual :

  • Menyucikan hati dari “karat” batin (مُطَهِّرٌ لِلْقَلْبِ جَالٍ لِلصَّدَا)

  • Membuat malaikat pencatat kebaikan (Kiraman Katibin) gembira (مُفَرِّحٌ لِلْكَاتِبَيْنِ)

3. Kelancaran Rezeki & Keberkahan :

  • Menjadi perantara melapangkan rezeki (مُوَسِّعٌ لِلرِّزْقِ)

  • Menambah keberkahan harta dan melapangkan hidup dengan kekayaan (وَمُوْرِثٌ لِسَعَةٍ مَعَ الْغِنَى – يَزِيْدُ فِيْ مَالٍ)

  • Membawakan keberkahan pada keturunan, menambah dan menyuburkan anak (وَيُنْمِيْ الْوَلَدَا)

4. Hukum Sholat Tetap Sah Tanpa Siwak ?

Dalam Hasyiyah Ash-Shawi juga dijelaskan kaidah penting :

قَوْلُهُ: [كَصَلَاةٍ بَعُدَتْ مِنْهُ] إِلَخْ: أَيْ سَوَاءً كَانَ مُتَطَهِّرًا بِمَاءٍ أَوْ تُرَابٍ أَوْ غَيْرَ مُتَطَهِّرٍ، كَمَنْ لَمْ يَجِدْ مَاءً وَلَا تُرَابًا بِنَاءً عَلَى أَنَّهُ يُصَلِّي

Artinya, sholat yang jauh dari siwak tetap sah, baik orangnya sudah bersuci dengan air, tayammum, atau bahkan tidak menemukan keduanya. Siwak itu sunnah muakkad, bukan syarat sah sholat. Tapi sayang sekali kalau pahala berlipatnya ditinggalkan.

Satu amalan kecil, tapi dampaknya borongan untuk urusan fisik, finansial, dan akhirat.

Yuk, hidupkan kembali sunnah siwak di Pondok Campurdarat. Cukup simpan siwak di saku, pakai sebelum wudhu dan sebelum sholat.

Wallahu A’lam.

Sumber : Hasyiyah Ash-Shawi ‘Ala Asy-Syarh Ash-Shaghir, Juz 1.

Penulis : Imam baihaqi

f X P WA in