Pondok Pesantren MADU KH Ahmad Badjuri

Fiqih Thaharah: Bab Wudhu Lengkap – Rukun, Sunnah, dan yang Membatalkan

BAB WUDHU DALAM FIQIH THAHARAH

Wudhu secara bahasa berarti bersih dan indah. Secara istilah syara’, wudhu adalah membersihkan anggota tubuh tertentu dengan air suci mensucikan dengan niat tertentu untuk menghilangkan hadas kecil.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Maidah: 6 tentang perintah wudhu sebelum shalat.

A. RUKUN WUDHU (Fardhu Wudhu) – 6 Perkara

Menurut Kitab Safinatun Najah dan Fathul Qarib, rukun wudhu ada 6 :

  1. Niat: Niat di dalam hati menghilangkan hadas kecil. Lafadznya : Nawaitul wudhuu-a li raf’il hadatsil asghari fardhan lillaahi ta’aalaa.  
  2. Membasuh Muka : Dari tempat tumbuh rambut sampai bawah dagu, dari telinga kanan ke telinga kiri.
  3. Membasuh Kedua Tangan sampai Siku : Wajib melebihi siku sedikit.
  4. Mengusap Sebagian Kepala : Minimal sebagian rambut di batas kepala.
  5. Membasuh Kedua Kaki sampai Mata Kaki : Wajib melebihi mata kaki.
  6. Tertib : Berurutan sesuai urutan di atas.

B. SUNNAH-SUNNAH WUDHU

Membaca Basmalah, membasuh kedua telapak tangan, berkumur, istinsyaq (menghirup air ke hidung), mengusap seluruh kepala, mengusap telinga, mendahulukan yang kanan, dan membasuh 3 kali.

C. YANG MEMBATALKAN WUDHU – 4 Perkara

  1. Keluar sesuatu dari qubul dan dubur
  2. Hilang akal karena tidur, gila, atau pingsan
  3. Bersentuhan kulit laki-laki dan perempuan yang bukan mahram tanpa penghalang
  4. Menyentuh qubul/dubur manusia dengan telapak tangan bagian dalam tanpa penghalang

D. Doa Setelah Wudhu

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُجْمَعْلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعْلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarika lahu wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluh. Allahummaj’alni minat tawwabina waj’alni minal mutathahhirin.

Artinya:
“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang suci.”

PENULIS : imam baihaqi, imam ibnu majah, azka fuadil hazan.

f X P WA in