Pondok Pesantren MADU KH Ahmad Badjuri

Arsitektur dan Seni Islam di Zaman Kuno

Pendahuluan Ketika berbicara tentang arsitektur dan seni Islam, kita tidak hanya berbicara tentang bangunan dan karya seni yang megah, tetapi juga tentang warisan budaya yang kaya dan mendalam. Islam sebagai agama dan peradaban telah memberikan kontribusi besar dalam bidang arsitektur dan seni, yang mencerminkan nilai-nilai spiritual dan estetika yang tinggi. Dari awal mula penyebaran Islam … Read more

Pengimplementasian Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Kreativitas Siswa pada Pembelajaran Prakarya

Penulis : Dilla Sanggra Dewi,S.Pd

Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan gaya hidup berkelanjutan. Pembelajaran Prakarya merupakan salah satu mata pelajaran yang dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas siswa dalam membuat produk yang berkelanjutan.

Gaya hidup berkelanjutan merupakan konsep yang penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup. Namun, masih banyak siswa yang belum memahami pentingnya gaya hidup berkelanjutan dan belum memiliki kemampuan untuk mengembangkannya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengimplementasian gaya hidup berkelanjutan melalui kreativitas siswa pada pembelajaran Prakarya.

Pengimplementasian program gaya hidup berkelanjutan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya hidup berkelanjutan, mengembangkan keterampilan siswa dalam membuat produk yang berkelanjutan, dan meningkatkan kualitas hidup siswa dan masyarakat.

Pengimplementasian ini dapat dilakukan dengan menggunakan sistem zero waste. Zero waste mempunyai pemahaman yang lebih dari sekedar mendaur ulang sampah, mencakup pencegahan dan pengurangan sampah (Davidson G, 2011). Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan atau proses alam yang berbentuk padat (Depkes RI, 2008). Sampah memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah sampah plastik. Sampah plastik merupakan salah satu bahan masalah lingkungan yang sangat serius di Indonesia. Berdasarkan data Jenna Jambeck (2018), seorang peneliti sampah dari Universitas Georgia, Indonesia berada di peringkat kedua dunia penghasil sampah plastik yang mencapai sebesar 187,2 juta ton setelah China yang mencapai 262,9 juta ton. Sampah plastik dapat menyebabkan polusi lingkungan, merusak ekosistem, dan membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengurangi dan mengelola sampah plastik. Seperti diolah dan dibuat kolase yang berguna untuk mengurangi sampah plastik, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, dan mengembangkan kreativitas dalam membuat hiasan bermakna.

Tidak hanya seru, Pengimplementasian program gaya hidup berkelanjutan melalui kreativitas siswa pada pembelajaran Prakarya dapat menghasilkan beberapa manfaat, seperti:

  • Mengurangi sampah plastik dan mengurangi polusi lingkungan.
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
  • Mengembangkan kreativitas dalam membuat hiasan bermakna.
  • Membuat hiasan yang unik dan bermakna.
  • Siswa menjadi lebih sadar akan pentingnya hidup berkelanjutan dan memiliki kemampuan untuk mengembangkannya.
  • Siswa memiliki keterampilan dalam membuat produk yang berkelanjutan.
  • Siswa dan masyarakat memiliki kualitas hidup yang lebih baik karena dapat menikmati produk yang berkelanjutan.

Pengimplementasian program hidup berkelanjutan melalui kreativitas siswa pada pembelajaran prakarya merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya hidup berkelanjutan dan mengembangkan keterampilan siswa dalam membuat produk yang berkelanjutan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengembangan dan implementasi program ini di sekolah-sekolah seperti di SMP Islam KH. Ahmad Badjuri untuk meningkatkan kualitas hidup terkhusus pada siswa dan masyarakat sekitar pada umumnya.

Peranan Wanita dalam Sejarah Awal Islam

Pendahuluan Sejarah awal Islam penuh dengan kisah inspiratif tentang para wanita yang memainkan peran penting dalam membentuk fondasi umat Islam. Mereka bukan sekadar figur pendukung, tetapi juga sebagai pemimpin, pendidik, pejuang, dan penggerak perubahan sosial yang signifikan. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT sering menyebutkan kisah-kisah wanita mulia sebagai contoh teladan bagi umat manusia. Peran mereka mencakup … Read more

Membentuk Budaya Anti-Korupsi di SMP Islam KH. Ahmad Badjuri

Penulis : Himmatus Sholikhah, S.Pd  Korupsi adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi banyak negara, termasuk Indonesia. Mengatasi korupsi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat. Salah satu cara efektif untuk membangun generasi bebas korupsi adalah dengan menanamkan nilai-nilai anti-korupsi sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah. Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk … Read more

Jejak Perjalanan Haji di Masa Kuno

Pendahuluan Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang mampu, baik secara fisik maupun finansial. Sejak zaman Nabi Ibrahim AS hingga masa kini, perjalanan haji mengalami banyak perubahan. Haji bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga sebuah perjalanan spiritual yang menghubungkan umat Islam dari seluruh dunia. Dalam setiap langkahnya, haji mengajarkan kesabaran, … Read more

Sistem Pemerintahan dan Administrasi di Zaman Keemasan Islam

Pendahuluan Ketika kita berbicara tentang Zaman Keemasan Islam, kita tidak hanya membayangkan kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan, tetapi juga sistem pemerintahan dan administrasi yang luar biasa. Islam, sejak masa Nabi Muhammad SAW hingga Kekhalifahan Abbasiyah, memiliki struktur pemerintahan yang kuat, adil, dan berbasis syariat. Sistem ini memungkinkan peradaban Islam berkembang pesat dan menjadi pusat ilmu … Read more

Adab Berbakti kepada Orang Tua dan Guru dalam Perspektif Bimbingan Konseling Islam

Penulis : Muhammad ‘Ainul Yaqin Sadzali

Dalam Islam, berbakti kepada orang tua dan guru adalah kewajiban yang memiliki kedudukan sangat tinggi. Keduanya berperan besar dalam kehidupan manusia—orang tua sebagai perantara kehidupan dan pendidik pertama, sedangkan guru sebagai pembimbing ilmu dan akhlak. Oleh karena itu, Islam mengajarkan adab-adab tertentu dalam menghormati dan berbakti kepada mereka.

Dalam konteks bimbingan konseling Islam, penanaman nilai-nilai ini bertujuan membentuk karakter mulia yang akan membawa keberkahan dalam kehidupan dunia dan akhirat. Artikel ini akan mengulas adab berbakti kepada orang tua dan guru berdasarkan dalil Al-Qur’an, hadis, serta kajian ilmiah.

  1. Adab Berbakti kepada Orang Tua

Berbakti kepada orang tua disebut dengan birrul walidain, yang memiliki arti berbuat baik, menghormati, dan mentaati mereka selama tidak bertentangan dengan syariat Islam.

    • Menghormati dan Menaati Orang Tua

Allah SWT berfirman:

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيرُ

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku kembalimu.” (QS. Luqman: 14)

Hadis Rasulullah SAW juga menegaskan pentingnya berbakti kepada orang tua:

رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ

“Ridha Allah bergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah bergantung pada murka orang tua.” (HR. Tirmidzi, no. 1899)

    • Berbicara dengan Lembut dan Tidak Membentak

Seorang anak wajib menjaga tutur kata kepada orang tua. Dalam Al-Qur’an disebutkan:

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

“Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.” (QS. Al-Isra’: 23)

    • Membantu dan Mendoakan Orang Tua

Islam juga menganjurkan seorang anak untuk selalu mendoakan kedua orang tuanya, sebagaimana dalam doa berikut:

وَاخۡفِضۡ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحۡمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارۡحَمۡهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِىۡ صَغِيۡرًا

“Ya Tuhanku! Kasihilah mereka berdua, sebagaimana mereka berdua telah mendidikku waktu kecil.” (QS. Al-Isra’: 24)

2. Adab Berbakti kepada Guru

Guru adalah orang yang mengajarkan ilmu dan membimbing akhlak. Dalam Islam, menghormati guru merupakan bagian dari menuntut ilmu yang benar.

    • Menghormati dan Mentaati Guru

Imam Asy-Syafi’i berkata:

“Aku membuka lembaran kitab di hadapan guruku dengan pelan-pelan agar beliau tidak terganggu dengan suara lembaran tersebut.”

Dari sini kita belajar bahwa menghormati guru termasuk bagian dari akhlak penuntut ilmu.

    • Bersikap Sopan dan Rendah Hati

Rasulullah SAW bersabda:

ليس منَّا مَنْ لم يرحمْ صغيرَنا، وَيُوَقِّرْ كَبِيرَنَا، ويَعْرِفْ لعالِمِنا حقَّهُ

“Bukan termasuk umatku orang yang tidak menghormati yang lebih tua, tidak menyayangi yang lebih muda, dan tidak mengetahui hak ulama.” (HR. Ahmad, no. 22506)

Sikap rendah hati terhadap guru mencerminkan penghormatan kepada ilmu yang mereka ajarkan.

    • Tidak Menyela dan Mendebat Guru dengan Kasar

Seorang murid hendaknya mendengarkan penjelasan guru dengan baik dan tidak menyela pembicaraannya, sebagaimana para sahabat yang sangat menghormati Rasulullah SAW saat beliau berbicara.

    • Mendoakan Kebaikan untuk Guru

Mendoakan guru adalah bentuk penghormatan yang tulus. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang mengajarkan suatu ilmu, maka dia akan mendapatkan pahala dari orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala orang yang mengamalkannya sedikit pun.” (HR. Ibnu Majah, no. 240)

3. Relevansi dalam Bimbingan Konseling Islam

Dalam bimbingan konseling Islam, nilai-nilai birrul walidain dan penghormatan kepada guru diajarkan sebagai bagian dari pembentukan akhlak dan karakter. Konselor Islam memiliki peran dalam:

    • Memberikan edukasi tentang pentingnya berbakti kepada orang tua dan guru.

    • Menanamkan kesadaran bahwa keberkahan ilmu dan kehidupan berasal dari sikap hormat kepada mereka.

    • Mendampingi individu dalam menghadapi konflik dengan orang tua atau guru dengan cara yang islami.

Referensi

Al-Qur’an Surat Luqman: 14, Al-Isra’: 23-24

Hadis Riwayat Tirmidzi no. 1899, Ahmad no. 22506, Ibnu Majah no. 240

Imam Nawawi, Riyadhus Shalihin, Darul Hadits, 2013

Jurnal Konseling Islam: “Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Islam” (Jurnal Studi Islam, 2020)

Kejayaan Peradaban Islam di Andalusia: Jejak yang Tersisa Hingga Kini

Pendahuluan Peradaban Islam di Andalusia adalah salah satu bukti kegemilangan Islam dalam ilmu pengetahuan, budaya, dan kehidupan sosial. Dari abad ke-8 hingga ke-15, Andalusia menjadi pusat keilmuan yang menarik perhatian dunia. Kejayaan ini bukan hanya soal militer dan politik, tetapi juga ilmu pengetahuan, arsitektur, serta toleransi beragama. Hingga kini, jejak peradaban ini masih terasa di … Read more

Tokoh-Tokoh Ilmuwan Muslim pada Masa Kekhalifahan Abbasiyah dan Warisannya

Pendahuluan Kekhalifahan Abbasiyah (750-1258 M) adalah periode keemasan bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam. Dengan dukungan penuh dari para khalifah, lahirlah para ilmuwan Muslim yang berkontribusi besar dalam berbagai bidang seperti sains, kedokteran, matematika, filsafat, dan astronomi. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “Katakanlah (Muhammad), ‘Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?’” … Read more

Perang Badar: Fakta, Hikmah, dan Pengaruhnya dalam Perkembangan Islam

Pendahuluan Perang Badar adalah salah satu peristiwa paling monumental dalam sejarah Islam. Pertempuran ini terjadi pada 17 Ramadan tahun kedua Hijriah dan dianggap sebagai penentu awal bagi kekuatan umat Islam di jazirah Arab. Dalam Al-Qur’an, peristiwa ini diabadikan sebagai bentuk pertolongan Allah kepada kaum mukminin, sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Anfal ayat 17. Lebih dari sekadar … Read more